Live Support

Our Product

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini1189
mod_vvisit_counterKemarin1637
mod_vvisit_counterMinggu Ini7901
mod_vvisit_counterMinggu Lalu11364
mod_vvisit_counterBulan Ini27815
mod_vvisit_counterBulan Lalu54525
mod_vvisit_counterSemuanya632532

We have: 7 guests online
IP Anda: 38.107.179.206
 , 
Today: Mei 17, 2012
Juara Eropa pun Bisa Kalah Telak

Jakarta - Kalau bukan tim besar dan pernah juara Eropa, kekalahan 0-10 yang diderita Feyenoord dari PSV Eindhoven bulan lalu mungkin tidak terlalu memalukan. Tapi ada raksasa lain yang pernah kalah sangat telak.

Feyenoord "ditertawakan" dunia ketika gawang mereka diberondong 10 kali oleh PSV di pertandingan Liga Belanda pada 24 Oktober 2010.

Skor itu terlalu "merendahkan" Feyenoord karena mereka adalah juara Belanda 14 kali dan juga pernah memenangi kompetisi Eropa (Piala Eropa dan Piala UEFA).

Meski begitu Feyenoord tidak sendirian. Ada beberapa klub raksasa lain, yang pernah memenangi turnamen Eropa, yang menelan kekalahan dengan skor sampai dua digit. Bedanya, sejarah memalukan it terjadi di masa lampau.


Dilansir Guardian, Barcelona pernah dicukur 1-12 oleh Athletic Club -- kemudian bernama Athletic Bilbao -- pada Februari 1931. FC Porto juga pernah diremukkan rivalnya Benfica dengan skor 2-12 di bulan Februari 1943.

Di tanah Jerman, Borussia Dortmund tak pernah melupakan pertandingan di bulan November 1971, ketika mereka dihantam Bayern Munich 1-11. Tujuh pemain Bayern mencetak gol, termasuk Gerd Mueller (4), Uli Hoeness (2), dan libero Franz Beckenbauer.