Live Support

Our Product

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini1217
mod_vvisit_counterKemarin1637
mod_vvisit_counterMinggu Ini7929
mod_vvisit_counterMinggu Lalu11364
mod_vvisit_counterBulan Ini27843
mod_vvisit_counterBulan Lalu54525
mod_vvisit_counterSemuanya632560

We have: 21 guests online
IP Anda: 38.107.179.208
 , 
Today: Mei 17, 2012
Domenech Cuap-cuap Lagi, Ribery Berang

Muenchen - Raymond Domenech kembali mencela pemain-pemain timnas Prancis di Piala Dunia 2010. Komentar Domenech tersebut mengundang rasa kesal dari Franck Ribery, salah satu 'tertuduh'.

Pekan ini, Domenech menyebut pemain-pemain Prancis di Piala Dunia 2010 sebagai sekelompok 'anak-anak nakal yang tidak dapat berpikir'.

Untuk mengingatkan lagi, para pemain Prancis saat itu menolak berlatih usai Domenech memulangkan Nicolas Anelka yang dianggap bertindak indispliner. Prancis kemudian gagal lolos dari babak pertama.

Ribery, salah satu pemain di skuad tersebut, merasa jengah dengan ucapan Domenech. Gelandang Bayern Muenchen itu mempertanyakan mengapa Domenech masih mengangkat hal itu setelah setengah tahun berlalu.


"Saya tidak tahu mengapa dia mengatakan hal seperti itu. Saya merasa hal itu memalukan," ujar Ribery kepada L'Equipe seperti yang dikutip Reuters.

"Piala Dunia sudah berlalu, saya tidak mau bicara soal Domenech lagi," cetus pemain yang pernah membela Olympique Marseille itu.

Setelah Piala Dunia, Domenech dipecat. Eks arsitek Bordeaux, Laurent Blanc, kemudian ditunjuk sebagai suksesornya.

"Saya sangat bersemangat untuk masuk lagi ke timnas Prancis dengan staf dan pelatih barunya. Di Afsel, Domenech tidak bicara dengan kami. Dia harusnya bicara saat itu, bukan sekarang," kata Ribery.

"Dia seharusnya mengatakan hal itu di depan kami. (Kalau sekarang) Ini tidak bagus," demikian Ribery.