|

Jakarta - Pasca penculikan ayah pemain Chelsea, John Obi Mikel, para pelaku akhirnya menghubungi pihak keluarga korban. Mereka minta tebusan sebesar Rp 1,1 miliar.
Keterangan itu diberikan oleh pihak kepolisian, menyusul penculikan terhadap Michael, ayah kandung dari Obi Mikel yang juga bermain untuk timnas Nigeria.
Seperti diberitakan sebelumnya, Michael, yang beraktivitas di bidang usaha transportasi, tidak pulang ke rumah seperti biasanya, Jumat (12/8/2011) malam waktu setempat.
Juru bicara kepolisian lokal, Apev Jacob, menyatakan pihaknya sudah menemukan mobil ayah Obi Mikel ditelantarkan begitu saja di sebuah lokasi yang tidak dipaparkan.
Pada prosesnya, para penculik sudah menghubungi pihak keluarga Obi Mikel dan menuntut uang tebusan sebesar 20 juta naira (sekitar Rp 1,1 miliar). Keluarga Obi Mikel sejauh ini enggan berkomentar.
Pun begitu, Obi Mikel sebelumnya sudah mengajukan permohonan kepada para penculik tidak membahayakan keselamatan ayahnya. "Siapapun yang menculik ayahku atau tahu keberadaan beliau, aku mohon hubungi aku dan semoga ia akan dibebaskan," ujarnya kepada Sky Sports, seperti dikutip Reuters.
"Tolong lepaskan beliau, ayahku sudah sepuh dan sejauh yang aku tahu tidak pernah melukai siapapun, dan aku tidak tahu kenapa ada yang tega menculiknya," papar Obi Mikel saat itu.
Secara finansial, Obi Mikel yang konon digaji Rp 825 juta per pekan oleh Chelsea tentu tidak akan kesulitan memenuhi permintaan para penculik ayahnya.
Akan tetapi, tindak kriminal semacam ini jelas amat memprihatinkan karena bukan kejadian yang pertama menimpa bintang Liga Primer Inggris yang memiliki keluarga di Nigeria. Pada tahun 2008 silam, adik dari mantan pemain Everton Joseph Yobo juga mengalami kejadian penculikan serupa.
|