Live Support

Our Product

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini1254
mod_vvisit_counterKemarin1637
mod_vvisit_counterMinggu Ini7966
mod_vvisit_counterMinggu Lalu11364
mod_vvisit_counterBulan Ini27880
mod_vvisit_counterBulan Lalu54525
mod_vvisit_counterSemuanya632597

We have: 13 guests online
IP Anda: 38.107.179.209
 , 
Today: Mei 17, 2012
Panitia MU Siapkan 23 M untuk Refund

Jakarta - Panitia pertandingan Manchester United di Jakarta telah mulai mengembalikan uang tiket. Mereka pun akan berusaha menyiapkan dana sejumlah 23 miliar demi menyelesaikan persoalan itu setuntasnya.

Kantor LOC mulai dibuka sejak Rabu (22/5/2009) pagi untuk pengembalian tiket. Ratusan orang pun mulai terlibat dalam jejalan antrian panjang untuk mendapatkan uangnya kembali.

Menurut Djoko Driyono selaku Event Director panitia lokal, sampai penutupan loket pukul 17.00 hari Rabu, panitia telah mengucurkan dana kurang dari 1 miliar kepada sekitar 500 penukar tiket. Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa pihaknya siap menggelontorkan total uang sekitar 23 miliar untuk menyelesaikan pengembalian tiket ini.

"Kami tengah berupaya untuk mendapatkan dana sejumlah 23 miliar untuk menyelesaikan pengembalian tiket," ujarnya dalam perbincangan dengan detiksport.

"Saat ini dana sebesar itu memang belum ada di tangan. Namun, kami akan berupaya untuk mendapatkan dana itu, dari sejumlah sumber tentunya. Ini merupakan bentuk pertanggung jawaban dari panitia," tegas Djoko.

Joko juga mengatakan bahwa bagi mereka yang mendapatkan tiketnya melalui corporate setidaknya baru akan mendapatkan penggantian pada akhir Agustus. Hal itu dikarenakan LOC bakal mendahulukan pemegang tiket yang membeli di loket resmi dan yang melalui jalur-jalur yang ditunjuk panitia.

"Bukannya kami tidak memprioritaskan mereka yang mendapat tiket dari korporate, namun dengan kondisi yang seperti ini, kami tidak memiliki alasan untuk mengedepankan mereka," lugas dia.