|
 Amsterdam - Laga Ajax kontra AZ Alkmaar diganggu seorang suporter tuan rumah yang diduga hendak menyerang kiper tim tamu. Berkat kesigapan si kiper, niat fans itu ketahuan dan akhirnya dapat tendangan.
Kejadian itu terjadi di ajang Piala Belanda, Kamis (22/11/2011) dinihari WIB, saat Ajax menjamu Alkmaar.
Dalam kedudukan 1-0 untuk tuan rumah, seorang fans Ajax tiba-tiba terlihat memasuki lapangan dan diam-diam mendekati kiper Alkmaar, Esteban Alvarado, dari belakang.
Suporter itu jelas berniat tak baik, tetapi untungnya Esteban berhasil melihat pergerakan fans itu dan dengan sigap menjegalnya sampai jatuh.
Sejenak kemudian, si kiper Kosta Rika yang jelas emosi campur kaget dengan tingkah laku fans tersebut spontan melayangkan dua tendangan ke badan si suporter yang terbaring di lapangan. Tak lama berselang, pihak keamanan muncul dan mengamankan fans pengacau itu.
Sial untuk Esteban, tindakannya dinilai wasit Bas Nijhuis terlalu kasar. Si kiper pun diganjarnya dengan kartu merah, memicu kekesalan dari pihak Alkmaar yang lantas diminta pelatih Gertjan Verbeek untuk walkout sebagai protes (lihat videonya di sini).
"Saya mengerti Esteban berusaha mempertahankan diri, tapi ia mendatanginya (fans itu) dan menendangnya beberapa kali. Ia kan juga bisa langsung menjauh," ujar Nijhuis membela keputusannya, seperti dilansir Yahoosports.
Usaha membujuk Alkmaar untuk melanjutkan pertandingan tidak sukses dan laga babak 16 besar Piala Belanda itu pun terhenti di menit 36. Disebutkan Direktur Klub Alkmaar Toon Gerbrands, timnya sudah tak lagi merasa aman di lapangan sehubungan situasi itu.
Ajax sendiri sudah meminta maaf atas kebocoran keamanan tersebut. Klub Amsterdam tersebut juga menegaskan bahwa oknum suporter yang disebut dalam keadaan mabuk itu akan mendapatkan hukuman tak bisa menyaksikan pertandingan kandang Ajax di stadion, seumur hidup.
"Mungkin saya akan melakukan hal yang sama, mungkin tidak. Tapi secara emosional saya mengerti," komentar Pelatih Ajax Frank de Boer saat ditanyakan mengenai reaksi kiper Alkmaar.
Sementara Direktur Asosiasi Sepakbola Belanda Bert van Oostveen dikutip mengatakan pihaknya akan segera menelaah insiden tersebut, meski belum jelas apakah pertandingan tersebut akan kembali dimainkan. |