|

Manchester - Dua bulan sejak kepergian Cristiano Ronaldo dari Old Trafford, Wayne Rooney masih sulit menerima kenyataan kalau pemain terbaik dunia itu sudah bukan lagi anggota skuad Manchester United.
"Saya memilih dia bertahan di sini, jika saya boleh jujur. Dia pemain yang brilian, tak tergantikan, pemain terbaik di dunia - jadi tak ada seorang pun yang gembira saat dia pergi," ungkap Rooney di The Sun.
Kepergian Ronaldo dari MU sesungguhnya sudah tercium dari musim lalu. Tapi baru pada musim panas ini dia benar-benar angkat kaki dengan Real Madrid yang jadi tujuan setelah ditebus dengan harga yang memecahkan rekor pemain termahal dunia.
Saat Ronaldo pergi, banyak pihak menyebut kalau itu akan jadi kesempatan buat Rooney untuk lebih berkembang karena selama ini dia berada di bawah bayang-bayang CR7. Namun sang striker tak sepenuhnya sependapat dengan pernyataan tersebut.
Tanpa Ronaldo, Rooney memang jadi tumpuan utama untuk bikin gol. Tapi bukan berarti keberadaan winger Portugal itu justru menghambat potensi striker internasional Inggris yang pada sabtu (24/10/2009) kemarin tepat berusia 24 tahun itu.
"Saya tak pernah berpikir kalau saya berada di bawah bayang-bayang Ronaldo, tapi yang jelas saya tidak senang dia pergi, tak satupun dari kami senang," sambung Rooney.
Meski sempat mengaku senang jika Portugal gagal lolos ke Piala Dunia 2010, Rooney mengaku masih berhubungan baik dengan rekannya yang kini bertransformasi menjadui CR9 itu.
"Kami masih saling berbicara. Dia menikmati kehidupan sepakbolanya di Madrid dan jelas sekali dia nyaman dan bisa bikin gol. Sepertinya dia senang berada di sana," pungkas Rooney.
Rooney mungkin menyebut Ronaldo tak tergantikan, namun "Setan Merah" sejauh ini masih bisa menunjukkan statusnya sebagai juara bertahan. Memasuki pekan 10, anak asuh Alex Ferguson masih memuncaki klasemen Premier League dan punya kans besar lolos ke babak knock out Liga Champions.
|